Bu Yayuk Langganan Ojekku

Aku sebenarnya hanyalah tukang ojek sepeda motor yang biasa mangkal diujung Gang tapi belakangin ini aku lebih dikenal sebagai seorang Gigolo, status bruku tersebut berawal dari perkenalanku dengan seorang wanita setengah tua sebut aja namanya Bu Yayuk, Bu Yayuk ini adalah seorang guru Sekolah Dasar yang baru pindah ketempat ku umur kira-kira sekitar 45 tahunan, Bu Yayuk adalah seorang janda yang baru cerai karena suaminya kawin lagi dengan wanita yang jauh lebih muda, dia pindah kontrak di wilayah tempatku mangkal ngojek karena rumhnya yang dulu ditempatinya sekarang ditempai oleh mantan suaminya sedangkan dirinya tidak punya anak, sejak kepeindahanya di daerahku Bu Yayuk menjadi langganan ojekku setiap akan berangkat kerja kadang sepulang ,engajar Bu Yayuk sering juga meminta akua untuk menjemputnya pulang, pada suatu hari sekitar pukul 1.00 Wib, akua mendapat SMS dari Bu Yayuk SMS aku supaya menjempuntnya pulang di Sekolah Dasar tempatnya bekerja, mendapat SMS tersebut selanjutnya aku menjemput Bu Yayuk, kemudian mengantar pulang Bu Yayuk kerumahnuya namun entah kenapa di tengah perjalanan Bu Yayuk memintaku untuk pergi Ke Mall yang letaknya ada di Kota M, padahal saat itu cuaca dalam keadaan mendung, pada saat itu aku sempat bertanya pada Bu Yayuk ada perlu Bu inikan mau ujan ? udah gak apa-apa Ibu lagi suntuk dirumah, Mall kan letaknya dekat samapi di Mall mungkin hujan baru turun dan kita bisa di Mall sambil nuggu hujan berhenti/, mendengar hal tersebut selanjutnya aku tancap gas supaya tidak kehujanan benar saja sesmpainya di Mall hujan turun, ketika sampai diparkiran sepeda motor Bu Yayuk memintaku untuk menemaninya di Malal namun mungkin karena dalam keadaan suntuk ketika di Mall yang sekira aku Bu Yayuk akan berbelanja atau melihat barang-barang yang ada di Mall tapi Bu Yayuk hanya putar-putar Mall tapi sekalipun matanya melirik atau melihat isi Mall, setelah lelah putar-putar Mall Bu Yayuk kemudian mengajakku untuk makan di Restoran Siap Saji, Nal kita makan Yuk sambil ngobrol (Nal adalah panggilan pendek ku sebenarnya namaku adalah JAINAL) pada saat makan Bu Yayuk bercerita kepadaku bahwa dirinya menjadi janda karena ketahuan berselingkuh dengan seorang Duda, hal tersebut Bu Yayuk lakukan karena dirinya merasa kesal dengan suaminya karena suaminya nikah lagi dengan wanita lain dengan alasan karena setelah kawin dengan bu Yayuk belasan tahun tidak dapat anak dan sejak kawin dengan wanita tersebut suami Bu Yayuk jarang pulang, karena kedaan tersebutlah Bu Yayuk juga berselingkuh dan ingin sekali membuktikan kepada suaminya bahwa yang mandul bukan dirinya melainkan suaminya, namun yang membuat Bu Yayuk saat ini kesal ternyata teman selingkuhannya yang Duda itupun sudah 1 (satu) bulan tidak pernah berhubungan dengan Bu Yayuk dan baru tadi pagi Bu Yayuk tahu kalau teman selingkuhannya sudah menikah dengan wanita lain, tidak terasa ternyata kami di Mall kurang lebih sudah 5 (lima) jam, karena sudah menjelang malam dan hujanpun sudah mulai berhenti kemudian Bu Yayuk mengajakku untuk pulang namun tanpa diduga-duga ditengah perjalanan hujan mulai turun lagi, ketika hujan itu aku sempat akan berhenti untuk berteduh namun dilarang oleh Bu Yayuk udah Nal tanggung sudah deket tuh rumah kebut aja motormu, hingga akhirnya aku tidak jadi berteduh, sesampainya di rumah Bu Yayuk, aku dan Bu Yayuk basah kuyup, Bu Yayuk memintaku untuk masuk kedalam rumah, selanjutnya Bu Yayuk masuk kedalam kamar belakang yang letaknya di ruang keluarga, tidak berapa lama Bu Yayuk memanggilku untuk masuk keruang keluarga pada saat itu kulihat Bu Yayuk tengah berdiri hanya menggunakan handuk warna Pink sedangkan ditangan kanan dan kirinya membawa handuk dan kain sarung, saat itu Bu Yayuk mengatakan kepada ku Nal keringkan badanmu nih sambil nyodorkan handuk dan kain sarung kepadaku, entah disengaja atau tidak tiba-tiba handuk yang dikenakan Bu Yayuk terlepas hingga dengan jelas aku dapat melihat badan putih yang montok dengan payu dara yang besar dan memek yang ditumbuhi bulu yang agak lebat milik Bu Yayuk, sontak Bu Yayuk gelagapan berusaha meraih handuknya dan berusaha menutupi kembali badannya sambil berkata Nal tutup matamu, dan ku balas dengan kata-kata nakal kok ditutup bu kan saying rezeki, iih kamu nih ibukan malu jawabnya dank u jawab kembali kok malu sih bu lagian aku juga gak begitu jelaskok ngelihatnya, tanpa kuduga ternyata kata-kataku tadi malah dijawab dengan nakal dan manja oleh Bu Yayuk, emangnya kamu pengen lihat lagi supaya lebih jelas, dank u jawa yah kalau ibu mau ngasih lihat lagi kenapa enggak Bu, kalau kamu pengen lihat lagi yuk ikut Ibu, sambil tangannya menarik tanganku masuk kedalam kamar mandi yang ada di ruang belakang, setelah berada di dalam kamar mandi kemudian Bu Yayuk melepas handuknya sambil berkata Nal kita mandi bareng nanti kamu masuk angin loh habis- hujan-hujanan, selanjutnya sambil melihat Bu Yayuk menyiram bodinya yang montok dengan air aku buka seluruh pakaianku yang memang sudah basah kuyup kehujanan, pada saat pakaianku terbuka seluruhnya Bu Yayuk berbalik kearahku dengan maksud memintaku untuk menyabuni bagian tubuh belakanynya, namun ketika Bu Yayuk melihat kontolku yang besar dan panjang dan sudah berdiri sejak melihat Bu Yayuk terlepas handuknya, kemudian Bu Yayuk malah membalikkan badannya dan tangannya langsung meraih kontolku kemudian menyabuni kontolku sambil berkata Nal gede benar kontolmu panjang lagi sambil tangannyanya terus mengocok kontolku dengan sabun aku hanya mengerang keenakan, selanjutnya Bu Yayuk mengambil air digayung kemudian membilas kontolku dan berjongkok dihadapan kontolku selanjutnya mengulum kontolku, saat itu aku hanya mengerang sambil berkata aduh Bu� nikmat sekali Bu.. diapain sih Bu, selang beberapa menit Bu Yayuk melepas kulumnnya kemudian Bu yayuk duduk diatas tembok bak mandi sambil mengangkangkang pahanya sehingga memeknya menganga dan memintaku untuk segera memasukkan kontolku kedalam memeknya, namun akua tidak segera menuruti kehendaknya tersebut melainkan aku menundudukan kepalaku dan menjelita memeknya sambil jari tangan kananku kumasukkan kedalam lubang memeknya dan kukocok keluar masuk memeknya, saat itu Bu Yayuk menjerit-jerit kenikmatan dan meminta ampun �.udah�.dah Nal jangan siksa ibu Nal masukkan segera kontolmu yang gede itu ke memek Ibu�. Ah�uh�ah�.uh Nal�.., memek Bu Yayuk semakin banjir dan setelah kupuas menjilati dan mengobok-ngobok memeknya Bu Yayuk kemudian aku berdiri dan segera kuarahkan kontolku kelubang memeknya, walaupun janda kurasakan memek Bu Yayuk masih terasa seret mungkin karena dirinya belum pernah punya anak, ketika kontoku masuk kedalam memeknya erangan Bu Yayuk semakin kencang kukocok-kocok kontolku didalam memek Bu Yayuk kira-kira sepuluh menit kemudian aku Bu Yayuk mengerang bersamaan Nal�. i�.bu�. sampai, iiii ya Bu sayya juga sampai bersamaan dengan itu kurasakan memeknya Bu Yayuk berkedut dan kontolku menyemburkan air mani didalam memeknya, setelah kontolku terlepas dari dalam memeknya kemudian akua dan Bu Yayuk melanjutkan mandi sambil bercanda dan diselingi meremas payudara Bu Yayuk sedangkan Bu Yayuk sesekali memegang kontolku, di sela-sela mandi tersebut Bu Yayuk berkata kepadaku kamu hebat Nal baru kurasakan kotol laki-laki senikmat kontolmu ini dank u jawab iya bu memek ibu juga enak banget sambil tanganku mengobel memeknya, saat itu Bu Yayuk berkata ih..ih kamu nakal banget sih geli tau dank u jawab tapi enakkan bu� iaya deh jawab bu Yayuk, selesai mandi kemudian Bu Yayuk membuatkan aku Mie instant dan telur setengah matang serta memintaku untuk menginap malam itu dirumahnya tentu sekamar dengan Bu Yayuk, malamnya kami terus bertempur hingga akhirnya aku dan Bu Yayuk bangun kesiangan dan hari itu otomatis Bu Yayuk tidak ngajar, siangnyapun aku pamitan untuk pulang Bu Yayuk masih berusaha menahanku untuk menginap lagi, namun aku tolak dengan halus gak enak Bu besokkan aku balik lagi jemput ibu untuk ngajar, setelah itu Bu Yayuk meminta satu kali lagi bermain dan membolehkan akua untuk pulang, sejak kejadian tersebut dengan Bu yayuk sampai dengan saat ini aku masih sering berhubungan badan dengan Bu Yayuk dan selain dengan Bu Yayuk aku juga berhubungan badan dengan wanita tua lainnya yang juga laganan aojekku, entah kenapa aku begitu terangsang apabil melihat wanita setengah tua dan aku selalu berusaha menggodanya, memang ada saja yang menolak tapi lebih banyak yang mau bila ku goda karena tampangku walau tukang ojek tapi gak kalah-kalah jauh dengan Primus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar